PENTINGNYA ETIKA PROFESIONALISME SEORANG ATLET DALAM CABANG OLAHRAGA SEPAKBOLA

Olahraga merupakan salah satu bentuk kebudayaan yang banyak dinikmati oleh manusia sejak dulu.Di berbagai Negara kita melihat bahwa olahraga ditempatkan sebagai salah satu pilihan utama untuk melepas kepenatan dalam hidup.Semua Negara mengakui olahraga sebagai unsur yang berpengaruh dalam hidup dan menjadi kebutuhan.

Didalam dunia olahraga terdapat orang-orang yang bisa dikatakan berkecimpung didalamnya yang menjadikan olahraga sebagai profesinya ,mereka adalah atlet.Profesi atlet sendiri pun dapat dibagi menjadi dua kategori,yakni atlet amatir dan atlet profesional.Dikatakan amatir dikarenakan ia berolahraga untuk kepuasan dirinya semata,sedangkan seorang atlet dikatakan profesional bila ia bertanding untuk menghibur penonton.

Semua cabang olahraga memiliki suatu peraturan tertentu yang mengikat para atlet untuk mentaatinya.Peraturan ini dibuat sebenarnya untuk kebaikan para atlet itu sendiri dan berkenaan dengan etika mereka di dalam maupun luar lapangan.Dikarekan tulisan ini menitikberatkan dalam cabang sepakbola maka penulis akan menjelaskan etika atlet yang berkaitan dengan cabang olahraga sepakbola.Sebelum itu saya akan menjelaskan sedikit tentang apa itu olahraga sepakbola.

Sepakbola merupakan sebuah cabang olahraga yang mengedepankan kolektifitas tim dalam permainannya.Tidak bisa hanya mengandalklan satu orang saja untuk membobol gawang lawannya.Oleh karena itu setiap pemain harus memiliki jiwa kolektif baik didalam maupun diluar lapangan,karena sifat ini begitu urgen dan wajib dimiliki pemain.Hal itu juga yang mencerminkan etika seorang atlet sepakbola dalam suatu pertandingan.Dengan etika yang baik maka akan tercipta permainan yang indah ,fair-play dan jauh dari kerusuhan dan perbuatan anarkis lainnya.Sebagai contoh atlet sepakbola harus bermain sportif alias tak boleh berbuat curang dalam suatu pertandingan seperti mentekel kaki lawan dengan sengaja dengan alasan menghentikan laju bola dari pemain tersebut,hal ini berkolerasi juga dengas sifat emosi pemain sehingga melakukan hal seperti itu.

Di dalam sejarah sepakbola terdapat beberapa pelanggaran etika menurut penulis yang kerap terjadi di suatu pertandingan.Hal pertama yakni meludah dilapangan.Kegiatan ini sebenarnya merupakan hal yang wajar dilakukan seorang atlet sepakbola,hanya saja kurang baik dalam sisi etika nya.Lalu yang berikutnya adalah memprotes keputusan wasit.Keputusan disini ya pastinya yang merugikan dirinya dan timnya,seperti mendapat tendangan pinalti atau merasa wasit berat sebelah dalam menjalankan tugasnya.Memprotes terlalu keras kepada wasit akan menyebabkan dikeluarkannya kartu merah atau skors bagi pemain atau denda bagi yang bersangkutan dan tim yang dibelanya kemungkinan akan didiskualifikasi untuk pertandingan-pertandingan berikutnya.

Contohnya ialah seorang Didier Drogba seorang striker klub Chelsea memprotes keras terhadap keputusan wasit pada laga kontra Barcelona di semifinal Liga Champions tahun 2009.Akhirnya wasit mengeluarkan kartu merah dan Drogba harus membayar denda kepada FIFA dikarenakan terlalu eras protes dan sedikit mengeluarkan kata-kata kotor kepada wasit tersebut.

Hal lainnya semisal bersifat arogan atau angkuh dilapangan,sifat ini sangatlah bertentangan dengan etika seorang atlet manapun didunia ini,selain itu sifat yang satu ini sangat dibenci oleh pemain lain.Biasanya atlet yang sudah berkelas atau memiliki skill bagus yang sering melakukan ini,dia enggan member bola kepada rekan sesame timnya,dan lebih memilih untuk menggiring bola sendiri sampai area lawan.Sifat ini erat kaitannya dengan egoism seorang pesepakbola.Contoh nya ialah seorang Christiano Ronaldo playmaker Real Madrid yang dulunya berkostum “red devil” Manchester United.Dia adalah salah satu pemain terarogan saat ini.Hal ini dikarenakan sifatnya yang suka mengejek,meremehkan kemampuan lawan dengan melakukan ejekan yang sangat tak perlu.Contohnya pada saat pertandingan melawan salah satu klub liga Spanyol,Ronaldo mengejek seorang pemain lawan dengan menyebut bahwa gajinya lebih tinggi dari pemain tersebut.Hal ini tentu saja membuat pemain tersebut sangat kesal dan tentu saja melanggar etika seorang pemain sekelas Ronaldo,karena seharusnya dia tak perlu melakukan itu.Toh semua orang juga tahu dia adalah pemain terbaik 2008 sekaligus pemain dengan bayaran gaji termahal saati ini.

Sudah seharusnya etika dalam diri atlet pesepakbola itu ditanamkan dan dipraktikkan dalam kehidupan,karena etika sangat erat kaitannya dengan prestasi dan kondisi psikologis pemain atau atlit itu sendiri.Etika juga berkaitan dengan sanksi atau denda yang akan di jatuhkan kepada pemain jika mereka melakukan pelanggaran etika atau adab dalam suatu pertandingan,karena itu hal yang lumrah terjadi.Kesimpulan yang dapat diambil dari tulisan ini yakni bahwa Seorang artlet dalam cabang olahraga manapun khususnya sepakbola haruslah memiliki dan menjaga etika baik ketika berada didalam maupun diluar lapangan,selain tentunya menjadi image,etika juga dapat memacu prestasi dan psikologis pemain,seperti doping yang dilakukan Maradona ketika masih menjadi pemain Argentina.Hal itu tentu saja adalah perbuatan yang salah,dia berpikir bahwa dengan mengkonsumsi doping,prestasi pun akan naik,tapi pada akhirnya dia harus menerima akibat dari perbuatannya tersebut.Jadi Etika yang baik adalah kunci uatama dari suksesnya seorang atlet sepakbola untuk karir dan kehidupannya.

0 komentar:

Poskan Komentar